Minggu Pahing, 14 Juni 2026
28 Dzulhijjah 1447 Hijriyah
Jodoh merupakan ketentuan dari Allah dan semua orang sepakat. Jika ada yang masih jomblo dan ditanya kapan nikah biasanya akan bilang belum dikasih sama Allah. Tiap orang sesungguhnya sudah ada jodohnya sendiri dan tercatat di buku takdir masing-masing orang. Masalahnya adalah apakah takdir itu bisa kita capai? mendapatkan jodoh tentu tidak bisa hanya pasrah saja kepada Tuhan tanpa ada ikhtiar lahir dan batin. Takdir mendapatkan jodoh tidak akan tercapai jika tidak ada ikhtiar yang serius. Sama seperti rejeki tidak akan bisa didapat bilamana kita hanya bersantai saja tanpa mau kerja keras.
Mendapat Lailatul Qodar merupakan hak prerogatif Allah. Namun manusia tetap harus berusaha untuk mendapatkannya di bulan ramadhan. Berikut amalan yang Insya Allah berfaedah agar kita mendapatkan keberuntungan yang mulia ini.
Doa ini khusus untuk mendatangkan kekayaan bagi manusia. Nama Nabi Sulaiman disematkan dalam doa karena beliau terkenal dalam hal memiliki kekayaan yang luar biasa hebatnya. Khasiat doa ini diantaranya dapat merubah yang miskin menjadi kaya, merubah omset usaha yang sedikit menjadi banyak, karyawan yang macet karirnya akan mudah naik jabatan, pengangguran akan mendapatkan pekerjaan dan lain sebagainya.
Bencana yang menimpa manusia dapat berupa banjir, longsor, gempa bumi, badai, tsunami dan lain sebagainya. Ada manusia yang mampu selamat dari bencana dan ada yang tidak dapat menghindarinya. Bisa jadi kita memiliki takdir tertimpa bencana namun takdir itu sendiri sebenarnya dapat berubah tergantung ikhtiar dan doa. Ikhtiar agar terhindar dari bencana misalnya tidak tinggal di pinggiran sungai yang suatu saat airnya bisa meluap. Adapun doanya bisa anda amalkan dibawah ini dengan niatan agar diri dan keluarga dihindari dari bencana atau selamat dari bencana apapun itu.
Jaman sekarang banyak orang yang terkena penyakit jiwa. Stres akibat beban hidup yang semakin berat dan berbagai permasalahan hidup seperti hutang, ekonomi, rumah tangga, kekuasaan politik dan lain sebagainya bisa membuat gangguan pada syaraf sehingga berdampak pada kejiwaan. Efek dari penyakit kejiwaan seperti depresi, gila, berhalusinasi, berubahnya kepribadian bisa berbahaya karena dapat mengancam keselamatan diri sendiri dan juga orang lain.